Memakan sate ayam yang dibakar dengan bumbu kacang dan kecap mungkin adalah hal yang lumrah. Tetapi, bagaimana rasanya jika sate ayam dibakar tanpa tambahan bumbu apapun? Sate taichan lah jawabannya.

Sate taichan adalah varian makanan sate yang terkenal lewat keunikan cara pembakarannya yakni tidak menggunakan bumbu kacang ataupun kecap. Melainkan biasanya hanya dibumbui sedikit garam, jeruk nipis, dan sedikit cabai. Penyajiannya pun juga terbilang unik, sate taichan hanya disajikan dengan sambal serta diperlengkap dengan jeruk nipis. Hidangan ini mulai populer setelah salah satu pedagang kaki lima di daerah Senayan, Jakarta menjual sate unik ini hingga kemudian menyebar ke seluruh penjuru Indonesia. Salah satu pelopor dari sate taichan sendiri adalah Amir.

Seperti yang dilansir kompas.com, Amir yang merupakan pedagang sate taichan mengungkapkan bahwa dahulu dirinya merupakan pedagang sate ayam biasa. Namun tiba-tiba salah satu pembeli satenya yang berasal dari Jepang datang, dan itulah pertama kalinya Amir mendapatkan resep sate taichan tersebut.

“Pertamanya ada pasangan laki-laki orang Jepang yang perempuan orang kita (Indonesia). Masih ingat saya nama perempuannya, Inet. Laki-lakinya itu mau bikin sate sendiri. Dia kasih garam ke dagingnya sama jeruk (nipis) dan sambal. Terus saya tanya ‘Ini sate apa namanya?’ kata orangnya ‘taichan!’,” jelas Amir seperti yang dikutip KompasTravel.

Sampai sekarang asal-usul nama taichan itupun kabarnya masih belum terjawab. Namun hal tersebut tidak mengurangi ketenaran sate taichan dengan banyaknya penjual di berbagai tempat di Jakarta. Harga sate taichan pun beragam, contohya penjual sate taichan di daerah Senayan yang mematok harga 20.000 rupiah untuk 10 tusuk sate, dan 25.000 rupiah untuk 10 tusuk sate dengan lontong.

(IMAM | Photo: Tribun)

Send this to a friend