Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) baru saja menggelar konser bertajuk “Phosphilia”. Konser ini diadakan dalam rangka penyambutan anggota baru angkatan 2017 dari paduan suara yang bernama Ultima Sonora ini. Konser inagurasi seperti ini telah dilakukan pada tiga tahun berturut-turut, dimulai dari tahun 2015 bertajuk “Efflorescence”, tahun 2016 dengan tajuk “Ad Initium”, dan tahun ini juga untuk menyambut angkatan baru yaitu angkatan 2017.

Konser inagurasi “Phosphilia” digelar pada Sabtu, 24 Februari 2018 dan bertempat di Function Hall UMN. Konser ini juga diselenggarakan sebagai tanda perayaan Hari Kasih Sayang (Valentine) pada 14 Februari 2018. Konsep konser ini bertujuan untuk membagikan kebahagiaan dari setiap penampilan paduan suara.

Nama “Phosphilia” sendiri diambil dari bahasa Yunani, yang merupakan penggabungan dari dua kata, yaitu Phos yang berarti cahaya, dan Philia yang berarti cinta kasih persaudaraan. Nama ini diambil dengan harapan anggota baru Ultima Sonora dapat bersama-sama menjadi cahaya yang baru, serta mengeratkan tali persaudaraan dengan saling mengasihi dan bahu-membahu.

Ultima Sonora mengusung konsep Konser Terbuka, sama seperti konser yang baru saja dilakukan beberapa bulan lalu, yaitu “WE(‘)RE: Symphony of A Decade”. Angkatan 2017 dalam konser “Phosphilia” menyanyikan 9 lagu dengan genre berbeda-beda, seperti klasik, populer, dan populer-klasik. Lagu-lagu tersebut adalah “Burung Camar”, “Mahadaya Cinta”, “The Lord Bless You/Sevenfold Amen”, “Ice Castle”, So This Is Love”, “Rather Be”, “Oh Ya”, “Bridge Over Troubled Water”, dan “When I Fall In Love”.

Dukungan dari angkatan-angkatan lama paduan suara Ultima Sonora sendiri terlihat dari adanya penampilan dari duet Agnia Ananda Putri (2013) dan Raymond Zamrudi (2014) dengan lagu “Endless Love”, dan penampilan solo Ruth Eltiany (2016) dengan lagu “Stand Up For Love”. Selain itu, kemeriahan juga dibuat oleh para alumni ketika angkatan 2017 Ultima Sonora selesai melantunkan lagu “As Long As I Have Music” di akhir pertunjukkan.

NIA | photo: redaksi

Send this to a friend