Berbeda dari tahun sebelumnya, Indocomtech tahun ini ingin mengubah citra sebagai pameran yang tidak hanya sekadar berjualan.

“Visi dan misi tidak sekadar mencari uang, Indocomtech 2015 ingin membuka wawasan mengenai pengembangan TI dan edukasi kepada masyarakat perihal gadget dan alat teknologi terbaru,” kata Ketua Yayasan APKOMINDO Hidayat Tjokrodjojo di Jakarta, Rabu.

Project Director API, Penyelenggara Indcomtech 2015, Bambang Setiawan, mengungkapkan Indocomtech tahun ini mengusung konsep dan teknologi yang berbeda dari sebelumnya.

“Dari segi konsep, kami mencoba untuk merubah imej masyarakat kepada pameran komputer ke TI. Imej sebelumnya seperti memindahkan toko komputer itu yang kami pelan-pelan ingin ubah,” kata dia. “Kami juga menciptakan program-program edukasi yaitu Smarthome dan Pop Conference.”

Bambang menjelaskan Smarthome secara harafiah berarti rumah pintar di mana ketika pengunjung masuk wahana smarthome dapat merasakan pengalaman secara langsung.

“Contoh, dari bangun tidur sampai tidur lagi kita tidak lepas dari gadget dan internet. Dengan adanya smarthome, pengunjung dapat merasakan bagaimana lampu hidup dan mati secara otomatis,” ujar Bambang.

Pop Conference merupakan bincang-bincang ringan dengan tujuan merangkul generasi muda.

Konferensi yang digelar hari ini tersebut diisi pembicara yang juga berasal dari generasi muda yang sukses pada bidang digital entrepreneurship seperti Peter Shearer dan Dennis Adhiswara.

( Antaranews/ Indocomtech.net )

Send this to a friend