Festival musik The Sounds Project vol.3 sudah selesai digelar pada hari Sabtu kemarin tanggal 24 Februari di Kuningan City.  Festival musik The Sounds Project ini berbeda dari festival musik lainnya karena acara ini menjanjikan sebuah keseruan  yang berbeda dan spesial bagi siapapun yang datang ke acara ini. Apalagi dengan habisnya seluruh tiket yang dijual, bahkan banyak masyarakat yang meminta tiket on the spot diadakan membuat acara Sounds Project vol.3 yang diproduksi oleh teman-teman MG dan FCS ini membuktikan mampu mencuri hati para pecinta musik tanah air dengan sukses.

Tema yang diusung kali ini lebih mengarah ke musk pop. Ada 16 musisi yang tampil di festival musik ini dan mereka dibagi ke dalam dua panggung yang berada di area parkir P6 dan ballroom P7 Kuningan City Jakarta.  Ke-16 musisi yang menemani malam minggu para penonton The Sounds Project vol.3 adalah Basuara, Efek Rumah Kaca, Stars and Rabbit, Float, Naif, Kahitna, The Adams, Elephant Kind, Diskopantera, The Upstairs, Endah N Rhesa, Vira Talisa, Anomalyst, The Melodrama, serta duet spesial antar generasi Fariz RM dan Diskoria.

Selain bisa menikmati pemandangan gedung-gedung tinggi serta aktivitas dari Kota Jakarta pada malam hari, para pengunjung yang telah mendapatkan wristband untuk masuk ke are The Sound Project vol.3 ini juga bisa menikmati beberapa kegiatan lain yang sudah disediakan sembari menyaksikan sajian musik lokal di area parkir P6 dan P7. Secara khusus juga, tahun ini The Sound Project vol.3 ini menambahkan unsur edukasi lewat music talks, dimana para pengunjung yang memiliki ketertarikan, pertanyaan, bahkan yang sekedar penasaran tentang industri musik dapat mengikuti sesi berbincang-bincang seru bersama beberapa pembicara yang memang sudah mahir dalam industri musik di tanah air.  Tema yang dibahas kemarin adalah “Ketika Hidup Adalah Konser” dan “Take Control Without Controlling”.

Selain berbagai kegiatan menarik dan alunan-alunan musik yang menemani malam minggu, The Sounds Project vol.3 juga menggelar movie area yang terletak di area P7. Disediakan kira-kira 12 film pendek indie yang ditayangkan dari magrib hingga malam hari. Film yang terpilih ini merupakan buah produksi mahasiswa Indonesia dari berbagai kampus. Ke-12 film tersebut antara lain, Anak Lanang, Haryo, Fantastic Nite, Mata Elang, Emak, Rajawali, dan masih banyak lainnya.

The Sounds Project Vol.3 juga menyediakan food and beverage tenant di P6 untuk membantu para audience yang merasa lapar dan haus sehingga tidak perlu turun ke area mall. Selain itu, para pengunjung juga bisa menghabiskan waktu bermain di booth-booth sponsor yang sudah menyediakan berbagai games seru, mengunjungi music store Demajors dan untuk melihat atau membeli koleksi CD dari musisi terbaru atau sekedar berfoto-foto di area festival ini untuk mengabadikan moment ini.

Itulah Berbagai Keseruan yang ditawarkan oleh The Sounds Project Vol.3 Sabtu kemarin. Apakah kalian menunggu untuk festival musik berikutnya? Semoga saja tahun depan bisa diadakan lagi ya.

 

 

Vani Ch | Photo : mediargaevent.com

Send this to a friend