Digigit nyamuk mungkin merupakan salah satu hal yang dapat membuat kamu jengkel. Terutama di musim hujan dan kondisi lingkungan sekitar lembab, yang mengundang banyak nyamuk. Namun, apakah kamu pernah merasa lebih sering digigit nyamuk diantara teman atau keluarga yang lain? Yuk, simak dulu alasannya.

  • Pakaian

Sederhana, ketika kamu memakai pakaian yang cenderung terbuka, segala jenis zat atau apapun yang berada di kulit kamu akan mudah dikenal oleh nyamuk. Itu akan menyebabkan nyamuk lebih mudah menghampiri kamu.

  • Hamil

Ketika hamil, kamu mengeluarkan  lebih banyak karbon dioksida daripada orang normal, dimana karbon dioksida adalah salah satu komponen penarik datangnya nyamuk. Selain itu, suhu tubuh tinggi yang biasanya dialami orang yang sedang hamil juga mengundang nyamuk.

  • Ukuran tubuh

Seperti kehamilan, memiliki tubuh yang lebih besar baik berat maupun tinggi biasanya lebih banyak menghasilkan karbon dioksida dari proses bernapas. Ini menjelaskan mengapa orang dewasa lebih sering tergigit nyamuk.

  • Baru selesai berolahraga

Setelah selesai berolahraga, tubuh kamu biasanya lebih banyak menghasilkan karbon dioksida, karena kamu akan bernafas lebih cepat dan sering. Selain itu, ada komponen yang dihasilkan oleh kelenjar keringat kamu yaitu asam laktat, yang juga mengundang nyamuk untuk menghampiri kamu.

  • Golongan darah

Menurut penelitian yang diterbitkan Journal of Medical Entomology (2004), ternyata orang yang memiliki golongan darah O lebih sering dihinggapi nyamuk. Kemungkinan tersebut dua kali lebih besar dari golongan darah A. Sedangkan, golongan darah B berada di tengah-tengah nya.

 

NIA | photo: pengobatanhepatitis.info

Send this to a friend