Setelah merilis album penuh berjudul Dua Buku, Pusakata menggagas proyek berjudul Sisir Kota
Pesisir. Sosok dibalik Pusakata, Mohammad Istiqamah Djamad atau yang akrab disapa Is menjelaskan Sisir Kota Pesisir adalah momentum penyadaran diri bahwa alam sudah memberi banyak kepada kita dan sudah banyak menjaga kita, sehingga sudah sepatutnya kita juga menjaga alam sekitar. Bahkan alam juga selalu memberi tanda bila akan terjadi sesuatu, namun terkadang kita lupa membaca tanda bahkan tidak menghiraukan tanda tersebut.

Dalam Sisir Kota Pesisir Vol. 1 ini terdapat tiga lagu, dan salah satunya adalah single yang berjudul ‘Pejamkan Matamu’, yang tercipta di ketinggian Danau Tolire, Ternate, dan juga sudah dirilis di layanan streaming musik online.

Ide awal Sisir Kota Pesisir lahir pada 2015 silam ketika Pusakata melihat betapa Indonesia begitu
indah, kaya, dan sangat luas terutama pada daerah pesisir, yang garis pantainya terbentang kurang lebih 100.000 km panjangnya. Kondisi demografi, sumber daya dan masyarakat pesisir menggugah Pusakata untuk menangkap dan merangkum potensi wilayah pesisir di Indonesia ke dalam sebuah karya.

Tak hanya keindahan serta potensi yang ada di wilayah pesisir, kehidupan di kawasan itu juga terdapat problema, salah satunya yaitu ketersediaan air bersih yang terbatas. Karena kondisi itu, Pusakata akan menyisihkan sebagian hasil penjualan lagu-lagu ciptaannya pada Sisir Kota Pesisir ini untuk membangun sarana penyediaan air bersih di pesisir, sebab air merupakan kebutuhan dasar bagi manusia.

Send this to a friend