Di zaman teknologi canggih sekarang, belajar bahasa asing tidak harus menghabiskan uang untuk menyewa guru les atau untuk mengikuti kelas les. Belajar bahasa asing, khususnya bahasa inggris, sangat mudah dan tidak memerlukan biaya sepeser pun. Dan belajarnya pun bisa dari kenyamanan rumah sendiri, tidak harus pergi ke tempat les atau sekolah.

Banyak sekali aplikasi yang menyediakan pelajaran bahasa asing secara cuma-cuma, dan kualitas mereka tidak perlu dipertanyakan. App-app ini digunakan oleh jutaan orang, sehingga tentu bisa dipercaya. Lebih lagi, app-app ini cocok sekali digunakan pada setiap saat, 24/7. Waktu saat menunggu gojek, menunggu pesanan makanan, ataupun saat sedang di perjalanan menuju kantor bisa dipakai untuk meningkat kemampuan bahasa asing anda, meskipun hanya 5 menit saja dalam satu hari.

Duolingo

https://cdn.vox-cdn.com/thumbor/9QSZaKjmsxS5k0BRdnmobV2Lwh4=/0x0:4752×2594/1200×800/filters:focal(1996×917:2756×1677)/cdn.vox-cdn.com/uploads/chorus_image/image/59326585/duolingo_crown_levels.0.jpg

Aplikasi berlogo burung hantu ini sangat mudah untuk digunakan. Hanya dengan registrasi gratis dan memilih bahasa yang dipelajari, kita dapat langsung mulai belajar. Setiap materi dalam duolingo diajari dengan game-game sederhana, dan berisi aktifitas-aktifitas seperti menerjemah suatu kalimat ataupun mencocokkan kata bahasa asing dengan kata dalam bahasa kita sendiri. Kosa kata baru diajarkan dengan bantuan gambar dan grammatika diajarkan dengan tips-tips kecil, supaya kita bisa belajar menggunakan konteks.

Memrise

https://appusermag.com/wp-content/uploads/2017/03/memrise-learn-languages-free-apk.jpg

Memrise menggunakan teknik audio, visual, dan ingatan untuk membantu kita mengingat kosa kata bahasa asing. Teknik yang unik dalam Memrise adalah dengan menggunakan “mnemonics”. Setiap kosa kata baru disediakan dengan gambar yang menarik dan kalimat yang membantu otak kita mengasosiasikan kata itu dengan pengertiannya. Memrise juga menggunakan “spaced repetition” yang menguji kemampuan mengingat kita setelah selang waktu yang bertambah. Tetapi, memrise tidak terlalu bagus untuk belajar grammatika karena app ini memang lebih diperuntukkan untuk kosa kata.

Clozemaster

https://cdn.slant.co/7e684475-ad4f-449c-8f47-47365fd5674d/-/format/jpeg/-/progressive/yes/-/preview/480×480/

Aplikasi ini kurang cocok untuk pemula, karena tidak mengajarkan apa-apa. Sebagai gantinya, Clozemaster membantu penggunanya belajar kosa kata baru dengan memberi kalimat dengan kata yang hilang, dan penggunanya harus mengisi kalimat rumpang itu dengan kata yang benar dari pilihan yang disediakan. Belajar bahasa dengan mendengar kalimat-kalimat umum itu membuat kita lebih nyaman dengan bahasa itu. Selain itu, clozemaster memberikan pilihan bahasa yang sangat banyak, dengan sekarang lebih dari 50 bahasa tersedia di aplikasi itu.

Busuu

https://www.lingualift.com/blog/content/images/2016/07/busuu-h1.jpg

 

Meskipun app ini mempunyai premium membership yang membuka materi yang lebih banyak, free version dari app ini sudah memberikan materi yang cukup banyak dan patut dicoba. Di Busuu, tulisan atau cara bicara kita bisa dikoreksi oleh native speaker di bahasa yang anda pelajari. Selain itu, komunitas app ini cukup besar dan anda bisa chatting langsung dengan native speaker untuk bisa menggunakan bahasa asing secara alami dan sungguh-sungguh.

Babbel

https://lh6.googleusercontent.com/proxy/nrGhe5tVuQFWeFR07hZdLfDBnGzDHsAzNezb01FFtfkOxl0ARRySAkUrk9O_w65WHmJ-bStyomCiRhrVm-ukV247_d4njXbHVoUEhg6q1imX65Pk5Tu03zIKdZyXiSn57R3R-OkoNnn74oyEJPLFQg=s0-d

Terdapat 14 bahasa yang tersedia dalam Babbel, dan semua materinya cocok untuk dipelajari di berbagai level. Babbel meliputi semua aspek dalam bahasa, yaitu menulis, mendengar, membaca, bahkan berbicara yang dibantu oleh speech recognition software yang dapat mengerti pembicaraan anda dan mengoreksi kesalahan. Seperti Busuu, Babbel juga mempunyai premium version. Babbel sangat ramah terhadap pengguna, dan setiap pelajaran hanya membutuhkan 15 menit. Untuk pemula-pemula yang ingin belajar sampai level menengah, Babbel sangat cocok. Namun pelajaran yang diperuntukkan untuk level menengah sampai keatas bisa disebut kurang cukup di aplikasi ini.

(Penulis: I Gerdan Sonnedeka, foto by freepik.com)

Send this to a friend