Berlibur ke Jogjakarta belum afdol kalau kalian belum tahu kuliner khas Jogja. Yuk, intip 5 makanan dan minuman khas Jogja yang wajib kamu coba!

  • Gudeg

Gudeg adalah masakan khas Jogjakarta, dibuat dari nangka muda, gula merah dan bumbu yang dimasak hingga berjam-jam. Karena kekhasannya tersebut, jika ke Jogja tanpa makan gudeg, belumlah afdol. Gudeg dimakan bersama nasi dan lauk pelengkapnya untuk menetralisir rasa manis dari gudeg. Lauk yang selalu setia mendampingi gudeg adalah areh (santan kental) dan sambal krecek, tahu atau tempe, telur atau ayam tergantung selera.

  • Bakpia

Bakpia adalah makanan tradisional dari Jogjakarta sejenis kue yang berisi campuran kacang hijau. Bentuknya yang kecil dan rasanya yang manis dan gurih memberikan cita rasa yang khas pada makanan satu ini. Saat ini, bakpia dikembangkan dengan banyak varian rasa seperti rasa keju, rasa coklat dan rasa lainya.

  • Sate Klatak

Sate klatak adalah sate daging kambing muda yang ditusuk dengan jeruji sepeda. Tusukannya bukan tusukan bambu biasa dan ukuran potongan daging kambingnya lebih besar tiga kali dari sate biasa.

Sate klatak memiliki keunikan dan berbeda dengan sate biasa. Pada proses pembakaran sate klatak hanya dibumbui garam saja dan polos warnanya. Sedangkan sate biasa biasanya dibumbui lengkap dan sausnya sudah lazim dengan kacang atau kecap manis. Sate klatak yang bikin unik adalah cara penyajiannya dengan kuah gule kambing yang kental.

  • Kopi Joss

Kopi Joss adalah jenis penyajian kopi yang diseduh dengan air panas dan dimasukan bongkahan arang panas yang berwarna merah. Jenis penyajian ini memang unik, namun menghasilkan cita rasa yang khas pada kopi tersebut. Minuman ini disebut Kopi Joss karena saat arang panasnya dimasukan ke dalam kopi panas tersebut akan menimbulkan suara “joss”.

  • Bir Plethok

Di minuman ini ada beragam jenis rempah yang menyehatkan seperti kapulaga, kayu secang, serai, pandan, dan tak lupa cengkeh. Rempah-rempah ini direbus dengan tambahan gula batu kemudian didinginkan. Ketika sudah dingin, air perasan jeruk ditambahkan dalam minuman dan lalu disaring serta disimpan di dalam botol.

Oh ya, menariknya, sebelum dikonsumsi, minuman khas Jogja ini harus dikocok terlebih dahulu sampai berbusa. Karena itulah disebut sebagai Bir Plethok.

 

 

NIA | photo: blog.reservasi.com

Send this to a friend