Walau banyak ragam genre musik yang tersebar di Indonesia, tetapi tidak semua genre bisa dilakukan musisi Indonesia. Ada beberapa karakter suara yang hanya cocok pada genre ‘ini, di sisi lain ada penyanyi yang karakter suaranya lebih cocok dengan genre ‘itu’. Masalah selera yang dimiliki sang penyanyi sendiri serta pasar selera di Indonesia pun menjadi dua hal yang memengaruhi adanya genre yang kurang berkembang di Indonesia. Pop dan dangdut sebenarnya masih menjadi genre yang paling memiliki pasar tinggi di Indonesia. Juga, penyanyi di Indonesia pun banyak yang memilih untuk bernyanyi dan bermusik dengan dua genre tersebut. Entah karena memang genre tersebut adalah genre favoritnya, atau mereka pada akhirnya hanya mengikuti pasar. Namun, belakangan ini seakan timbul genre yang perlahan-lahan mulai diterima banyak oleh masyarakat Indonesia, terutama anak muda, yaitu indie. Tetapi, ada salah satu genre yang sampai detik ini masih kurang bisa diterima masyarakat Indonesia secara umum dan menjadi populer di sini. Genre tersebut ialah Hip-Hop.

Genre musik yang satu itu memang memiliki karakter musik yang mungkin hanya bisa diterima oleh segmentasi pendengar tertentu. Tidak semua masyarakat secara umum dapat menerima karakteristik musik Hip-Hop secara mudah. Di Indonesia sendiri, musisi Hip-Hop yang cukup populer masih terhitung jari, seperti Saykoji dan Iwa K, misalnya. Mereka memiliki karakter suara dan cara nge-rap yang berbeda dan unik. Musik Hip-Hop yang mereka sajikan pun memiliki beat yang tidak sama dengan vibe yang berbeda. Dan selama bertahun-tahun belum ada lagi hadir musisi Hip-Hop se-populer mereka. Karena, balik lagi, musiknya pun memiliki penggemar yang tersegmentasi. Jadi, wajar bila pada akhirnya musisi-musisi Hip-Hop Indonesia di luaran sana tidak bisa mendapat kesempatan untuk diapresiasi lebih oleh masyarakat Indonesia.

Meskipun penggemar musik Hip-Hop di Indonesia masih tersegmentasi. Tidak menghentikan kecintaan perempuan asal Indonesia yang satu ini kepada musik asal Amerika Serikat, Hip-Hop. Ramengvr lah namanya. Perempuan ini sudah mulai nge-rap sejak tahun 2013. Dirinya baru mendapat perhatian yang cukup besar dari masyarakat Indonesia yaitu di tahun 2016 melalui single andalannya I’m Da Man.

Lagu yang membuat dirinya mendapat perhatian yang cukup dari masyarakat itu pun harus diakui memiliki melodi rap yang catchy. Beat-nya pun juara! Kalau kata anak sekarang sih, “That song is sick!”. Selain dari segi musiknya, tak heran bila Ramengvrl menarik perhatian masyarakat, terutama anak muda di kota-kota besar Indonesia. Karena dirinya pun juga memiliki teknik nge-rap yang oke punya. Tidak semua orang bisa nge-rap dengan bagus dan menyampaikan pesan lirik rap-nya secara jelas. Tetapi, perempuan yang juga akrab disapa Putri Soeharto itu memiliki artikulasi yang baik. Sehingga liriknya terdengar jelas. Selain itu, dirinya juga memiliki flow rap yang asik didengar. Artikulasi oke, flow asik.

Udah lah dia pantas lah ya perlahan-lahan menyebarkan musik Hip-Hop hingga diterima dengan mudah oleh masyarakat Indonesia, iya nggak? Dia juga bisa loh menjadi ikon rapper perempuan Indonesia yang kece. Semoga bisa terus bertahan di industri musik ini serta berkarya dengan kualitas musik yang sadis. Biar industri musik Indonesia semakin berkelas, juga musik Hip-Hop-nya semakin berkembang dan diterima dengan mudah oleh masyarakat Indonesia. Sukses terus, Ramengvrl!

 

 

(sasyasp | Foto: Youtube.com)

Send this to a friend