Perhelatan hari pertama musik multi genre tahunan synchronize fest 2018 telah sukses digelar pada 5 Oktober 2018 kemarin. Acara yang digelar di area Gambir Expo ini sukses memanjakan penggemar musik dari berbagai genre. Synchronize Fest 2018 hari pertama dimeriahkan oleh 34 musisi tanah air seperti Adhitia Sofyan, Barasuara, Burgerkill, Danilla, Daramuda Project, Dipha Barus, Endank Soekamti, Fiersa Besari, Ghoss, JBF trio, Jiung, Koil, Lightcraft, Maliq & d’Essentials, Mesin Tempur, Midnight Runners, Mooner, Naif, dan Negative lovers.

Selain itu, terdapat musisi seperti Oom Leo Barkaraoke, Payung teduh, Pure Saturday, Reality Club, Rock n Roll Mafia, Sentimental Moods, Shadow Pupets bersama Marcell Siahaan, Sore, SRXBS, Seven&Coconuttreez, strange fruit, Sunmantra, Texpack, The Upstairs, dan Vira Talisa.


Acara Synchronize Fest 2018 ini dikatakan sebagai rumah bagi para musisi tanah air.

“Synchronize Fest ini adalah rumah dimana tempatratusan musisi tanah air tampil menunjukan kebolehannya yang membuat industri musik Indonesia puspa warna. Banyak diantara mereka merupakan wakil berbagai generasi yang membentuk gelora industri musik dan turut melahirkan genre baru dalam balutan nada di Indonesia ini” tegas David Karto selaku penggagas dan festival director Synchronize Fest.

Pada hari pertama, perhelatan ini dibuka pada pukul 14.00 WIB. Dan bagi penonton dengan tiket early entry diwajibkan memasuki area sebelum pukul 15.00 WIB. Dalam acara ini juga dimeriahkan oleh beberapa wahana atraksi hasil kalaborasi dengan beberapa komunitas seni.

Selain itu, XYZ stage juga turut melepas dahaga penggemar musik multi genre. XYZ stage ini dihiasi oleh performa apik dari Musicater, Nanumata, Bonita and the Hus band, Begundal Clan, Daramuda Project, Dipha Barus, dan Oom Leo Barkaraoke. XYZ stage ini merupakan apresiasi kepada penikmat musik yang mewakili generasi muda masa kini.

(Yolanda | Foto : Redaksi)

Send this to a friend