Untuk kamu salah satu pengguna stiker GIF di Instagram, pasti bertanya-tanya akan hilangnya fitur ini. Tren menggunakan gambar bergerak (stiker GIF) sempat meledak di Instagram dan Snapchat. Berbagai konten viral juga sempat mengundang banyak anak muda untuk menggunakan GIF, misalnya GIF Challenge. Namun, Instagram dan Snapchat untuk sementara memblokir fitur stiker GIF dari layanan mereka. Hal ini ternyata disebabkan oleh adanya konten rasisme yang terkandung dalam stiker GIF.

Konten yang dimaksud adalah GIF dengan sisipan kata sensitif untuk kaum kulit hitam, atau disebut juga “N-word”. GIF ini berasal dari Giphy, mitra pihak ketiga Instagram dan Snapchat dalam menghadirkan fitur GIF.

“Konten seperti ini tak memiliki tempat di Instagram. Kami telah menghentikan integrasi dengan Giphy sembari mereka menginvestigasi kasus ini,” kata juru bicara Instagram.

Juru bicara Snapchat juga mengatakan bahwa semua GIF di layanannya semestinya aman bagi remaja 13 tahun keatas. Kejadian ini diharapkan menjadi tamparan bagi Giphy agar lebih jeli dan peka terhadap konten sensitif.

Pihak Giphy telah angkat bicara. Menurutnya, nuansa rasisme ini menyebar karena bug pada sistem penyaringan GIF.

“Kami telah memperbaiki bug-nya dan mengatur ulang semua GIF yang tersedia di perpustakaan kami,” kata juru bicara Giphy.

Giphy telah berintegrasi dengan Instagram mulai Januari 2018. Snapchat lalu menyusul di Februari 2018.  Seperti stiker lain, GIF di Instagram Stories dan Snapchat dapat diatur ukuran dan disetel penempatannya, atau bisa juga dihapus.

NIA | photo: engadget.com

Send this to a friend