Mengenal lebih dekat, keindahan pulau derawan, pulau yang didalamnya terdapat danau dan pulau yang merupakan rumah dari para ubur-ubur cantik dan menawan, kakaban, tempat para penikmat senja dan peramu kata menjauh dari ibukota untuk memanjakan mata.

Mungkin sebagian dari kalian sudah tau tentang segala keindahan di pulau derawan, pulau yang terletak di Kecamatan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Pulau yang layak disebut surga para pecinta laut, bayangkan saja, keindahan pulau tersebut bukan hanya diatas laut, tetapi lebih jauh lagi, keindahan didalam lautnya yang begitu mempesona.

Dari atas laut kita bisa menyaksikan hamparan permukaan air laut dengan gradasi warna yang ciamik, bagaimana tidak ? gradasi air laut warna biru dan hijau, hamparan pasir putih, barisan pohon kelapa  yang berada disepanjang pesisir pantai, dan posisi rumah-rumah tempat para wisatawan menginap seolah menjadi komposisi yang sangat tepat. Layaknya lukisan Yang Maha Kuasa ciptakan untuk memanjakan mata manusia.

Posisi penginapan yang hampir sebagian berada di pinggir pantai, bahkan ada  yang menjorok hingga 100 m jauhnya ketengah laut, membuat wisatawan bukan hanya menikmati kesejukan angin pantai, namun juga dapat melihat aneka ragam fauna yang berenang didalam laut.

Seperti yang sudah dibahas diatas, terdapat sebuah danau didalam pulau derawan, yaitu danau kakaban, danau yang menjadi salah satu latar dari video klip Kunto Aji- Konon Katanya ini merupakan sebuah danau air payau yang eksotis, didalam danau tersebut, terdapat jenis ubur-ubur yang konon katanya kehilangan kemampuan menyengatnya, unik bukan ?

Para wisatawan dapat berenang bebas dalam danau tersebut tanpa perlu menghiraukan ancaman tersengat oleh ubur-ubur, tentu saja dengan aturan-aturan yang berlaku di tempat tersebut, seperti.

1 . Tidak boleh melompat secara bebas  karena akan mempengaruhi air serta ekosistem dari danau tersebut

2 . Wisatawan dilarang mengangkat ubur-ubur hingga diatas permukaan air, alasannya cukup jelas, karena itu dapat menyebabkan kematian bagi para ubur-ubur yang diangkat tersebut.

3 . Dilarang menggunakan fin bila ingin melakukan snorkeling, tentu saja, dikhawatirkan kaki kita akan menghempas ubur-ubur saat kita melakukan manuver.

Foto underwater ubur-ubur di danau kakaban

Seperti dikutip dari Wikipedia, Danau kakaban sendiri merupakan sebuah danau prasejarah yang terbentuk pada zaman peralihan holosin. Danau yang memiliki luas sekitar 5 Km persegi dan di kelilingi oleh karang terjal setinggi 50 meter ini dulunya berisi air laut, namun seiring berjalannya waktu air laut tersebut bercampur dengan air hujan dan air tanah, yang menyebabkan perubahan pola tingkah laku dan cara bertahan hidup dari para ubur-ubur tersebut.

Bagi kalian yang ingin berenang bersama para ubur-ubur tersebut dimohon untuk tidak melanggar peraturan-peraturan setempat, selain untuk keberlangsungan fauna tersebut, kalian juga berarti berpartisipasi dalam melestarikan salah satu situs yang hanya ada  2 dunia saat ini.

(Candra | Foto : disbudpar.beraukab.go.id, traveloka.com, pegipegi.com, pinterest.uk)

Send this to a friend