Beberapa Jenis Makanan Yang Sebaiknya Tidak di Konsumsi Saat Berbuka Puasa dan Sahur

Bulan Ramadan adalah bulan yang spesial bagi umat Islam. Selama sebulan, puasa Ramadan akan menjadi hari-hari yang penuh tantangan. Dengan adanya perubahan pola makan, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan selama puasa di bulan Ramadan. Memilah-milah makanan mana yang sebaiknya tidak dimakan bisa jadi salah satu cara agar tubuh dan pencernaan tetap sehat.

Inilah beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak Anda konsumsi selama berbuka puasa maupun saat sahur.

Makanan Terlalu Manis

Jenis makanan ini memang paling sering menjadi menu saat buka puasa, agaknya sudah menjadi layaknya tradisi di Negara kita jika berbuka puasa menyantap makanan dan minuman yang manis. Padahal mengonsumsi makanan terlalu manis pada saat buka puasa akan berdampak pada masalah kesehatan, salah satunya adalah dapat meningkatkan berat badan dan membuat anda akan kesulitan mengontrol nafsu makan. Selain itu kerap mengonsumsi makanan dan minuman manis khususnya saat berpuasa dapat memicu naiknya kadar gula darah dalam tubuh. Kita tahu bahwa tinggi kadar gula darah memicu penyakit diabetes yang sudah barang tentu penyakit itu dapat mengancam jiwa anda.

Makanan Terlalu Asin

Selain manis, makanan asin juga sangat tidak baik jika dikonsumsi saat berpuasa. Tak hanya saat berpuasa saja, makanan asin yang dikonsumsi dalam jangka waktu lama dapat memicu masalah dan gangguan ginjal. Makanan asin tersebut akan menghambat kerja ginjal dalam mengeluarkan air dari dalam tubuh, selain itu makanan asin juga dapat meningkatkan tekanan darah. Sehingga anda yang kerap mengonsumsi makanan terlalu asin, lambat laun kesehatan anda akan menurun dan dapat menyebabkan penyakit hipertensi ginjal, jantung hingga gangguan otak. Begitu juga pada saat puasa, mengonsumsi makanan terlalu asin pada saat sahur dan buka membuat anda mudah merasa haus dan akan memicu tubuh mengalami dehidrasi.

Makanan Terlalu Pedas

Sebagian orang mungkin sangat menyukai jenis dan menu makanan yang memiliki rasa pedas, namun ternyata mengonsumsi makanan pedas terlalu sering dapat memicu kerusakan sistem pencernaan dan dapat mengakibatkan beragam penyakit. Begitu juga pada saat puasa, ketika anda mengonsumsi makanan terlalu pedas pada saat sahur dan buka puasa maka jangan heran jika anda akan mengalami rasa nyeri dan gangguan lambung. Meskipun sumber makanan pedas berupa cabai memang mengandung vitamin C, namun jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan justru akan merusak sistem pencernaan dan menyebabkan gangguan pada dinding lambung anda. Jadi sebaiknya hindari mengonsumsi makanan dengan rasa terlalu pedas baik saat puasa atau pada hari-hari biasa.

Minuman Bersoda dan Berkafein

Kedua jenis minuman ini memang kerap disajikan saat waktu bulan puasa, pasalnya minuman ini dapat membuat rasa segar saat dikonsumsi khususnya minuman soda. Namun ternyata minuman bersoda mengandung kadar gula tinggi serta memicu produksi gas berlebihan dalam lambung. Sehingga mengonsumsi minuman bersoda dapat mengganggu pencernaan terutama lambung anda. Sedangkan minuman kafein yang anda konsumsi pada saat sahur ataupun buka puasa akan memicu anda kerap ingin buang air kecil. Buang air kecil terlalu berlebihan dapat memicu tubuh mengalami kehabisan cairan dan membuat anda mudah merasa haus. Jadi sebaiknya agar puasa anda tetap terjaga, hindari konsumsi minuman berkafein pada sat buka atau sahur dan ganti degan minuman yang lebih sehat dan segar seperti air putih, jus buah atau air kelapa. Selain itu, ketika berbuka puasa sebaiknya jangan langsung mengonsumsi minuman dingin, pasalnya pada saat lembung dalam keadaan kosong dan langsung terisi dengan air dingin, maka akan mengakibatkan rasa nyeri dan keram. Beri jeda setidaknya 5 – 10 menit setelah minum air putih baru selanjutnya anda bisa minum air dingin.

Aneka Gorengan

Aneka gorengan memang enak disantap malam hari saat buka puasa. Namun sama seperti makanan-makanan lain yang sudah disebutkan di atas, gorengan adalah salah satu makanan yang dapat memicu asam lambung. Gorengan juga masuk kategori makanan ‘panas’ rendah serat. Agar pencernaan tetap sehat, usahakan tidak mengonsumsi banyak gorengan dan perbanyak asupan buah-buahan segar.

Makanan Pedas

Banyak masakan ala Indonesia dengan rasa pedas, baik pedas dari cabai atau merica. Masakan seperti ini sebaiknya Anda hindari, terutama bagi penderita maag. Mengonsumsi masakan pedas saat perut dalam keadaan kosong akan memicu lambung memproduksi asam lebih banyak. Selain itu, lambung yang dalam keadaan kosong lebih sensitif jika memproses masakan pedas.

(RAMA | Photo: bodybuilding)

Author: redaksi

1385 stories / Browse all stories
redaksi

Related Stories »

Servio Mentalitu care Disc Tarra photo

Music Video : Ardhito Pramono »

Mentalitu care Mentalitu care Mentalitu care

Sehatmental.id »

Survey Destinasi Domestik »

Destinasi Domestik Favorit Anda 2017 ?

Survey Maskapai Penerbangan »

Maskapai Favorit Anda 2017 ?

Survey Makanan Favorit »

Makanan Favorit Anda dari Mancanegara ?

Survey Kegiatan di Mall »

Hal yg Paling Anda Sukai di Mal ?

Send this to a friend