Saat ini tidak hanya pencinta alam saja yang suka melakukan kegiatan outdoor seperti mendaki gunung, namun sekarang banyak masyarakat khususnya anak muda, mahasiswa misalnya memilih mendaki gunung sebagai salah satu kegiatan yang terasa wajib dilakukan untuk mengisi masa-masa muda yang penuh dengan tantangan.

Untuk melakukan pendakian gunung tentu memerlukan persiapan yang matang. Persiapan itu meliputi persiapan fisik maupun persiapan alat-alat perlengkapan mendaki gunung. Persiapan fisik sendiri secara rutin perlu dilakukan misalnya: lari, sit up, push up, dan sebagainya. Persiapan fisik tersebut perlu dilakukan beberapa waktu sebelum mendaki gunung agar kondisi tubuh tetap terjaga.

Kemudian tak kalah penting ialah persiapan kelengkapan alat mendaki gunung terutama yang harus dibawa untuk pendaki pemula.

  • Carrier

Carrier atau biasa disebut tas gunung merupakan salah satu hal utama yang harus disiapkan sebelum mendaki gunung. Tas gunung ini dibutuhnkan untuk menaruh berbagai perlengakapan selama mendaki gunung. Carrier pun tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 40 L, 60 L, 90 L, hingga 100 L. Bagi pendaki pemula pilihlah carrier yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

  • Sepatu dan sandal gunung

Dalam perjalanan mendaki gunung tentunya kita akan menemukan berbagai karakter medan. Alas kaki pun menjadi hal yang penting untuk mebuat diri kita tetap terlindungi selama melakukan perjalanan tersebut. Untuk itu, pilihlah sepatu gunung dengan sifatnya yang tertutup, sepatu gunung akan membuat kaki kita terlindungi dari benda-benda maupun hewan yang ada di medan pendakian. Lalu pilihlah sepatu gunung yang tidak licin agar tidak terpeleset saat berjalan di tanah yang basah.

  • Matras

Matras berguna untuk alas duduk maupun tidur di dalam tenda. Matras juga berfungsi untuk menjaga panas tubuh. Beberapa jenis bahan matras seperti karet (biasa digunakan oleh militer) maupum aluminium foil. Matras aluminiu foil biasanya bisa digunakan untuk tiga orang.

  • Headlamp

Headlamp merupakan lampu yang digunakan dikepala untuk menerangi perjalanan pendakian di malam hari ataupun ketika berada di area kemah.

  • Jaket

Gunakanlah jaket yang berbahan parasut, sebab jika menggunakan jaket berbahan katun, wool, dan lainnya bisa jadi basah karena embun dan membuat badan jadi berat sehingga dapat membuat perjalanan pendakian kamu terganggu dan tidak nyaman.

  • Sleeping bag

Tidur di alam yang terbuka bukanlah hal yang sepele. Hawa dan suhu yang dibawah rata-rata dapat menyebabkan hypothermia bagi orang yang tidak kuat dengan suhu mendekati minus tersebut. Sangatlah dianjurkan membawa sleeping bag agar suhu badan tetap stabil saat tidur.

  • Celana training atau celana kargo

Saat mendaki gunung, hindari memakai celana ketat atau jeans, usahakan untuk memakai celana yang longgar. Melakukan perjalanan berkilo meter tidaklah mudah jika menggunakan celana yang ketat dan membuat kaki membawa beban yang sangat berat. Terlebih lagi celana jeans yang basah. Selain itu menggunakan celana pendek sangat tidak dianjurkan walaupun ada beberapa pendaki laki-laki yang memakainya untuk mengikuti trend dan style.

  • Obat-obatan pribadi

Jika kamu memiliki penyakit khusus, sangat diwajibkan untuk membawa obat-obatan pribadi kamu yang sekiranya tim pendakian kamu tidak menyiapkan obat tersebut. Dan untuk obat dalam tim siapkanlah obat-obatan seperti oksigen, obat untuk luka, obat nyeri sendi, suplemen, dan minyak hangat untuk menghangatkan tubuh.

 

Jadi bawalah barang yang penting dan memang akan dibutuhkan saat melakukan pendakian dan tatalah serapih mungkin agar tidak repot membawanya.

 

(Amalia R. | Foto: idntimes.com)

Send this to a friend