5 Akibat kebiasaan begadang

Di era seperti ini, begadang menjadi hal yang sudah sering dilakukan. Beberapa orang menghabiskan waktu seharian untuk belajar dan bekerja, aktifitas yang tiada habisnya memaksa mereka untuk mengurangi jam tidur mereka. Bagi kalangan muda, begadang menjadi hal yang umum, menghabiskan waktu untuk menongkrong dan bercanda tawa bersama teman.

Namun tak banyak yang memikirkan akibat dari begadang, padahal kebiasaan begadang sangatlah buruk bagi kesehatan, kebiasaan begadang bisa berdampak pada mental hingga menimbulkan penyakit mematikan. Berikut 5 Akibat dari kebiasaan begadang:

  • Insomnia

Kebiasaan begadang dapat mempengaruhi jam tidur seseorang. Apabila suatu ketika ia harus atau ingin tidur lebih awal dari biasanya, ia akan kesulitan melakukannya. Hal ini dikarenakan tubuh telah beradaptasi dengan kebiasaan begadang selama ini.

  • Penyakit Jantung dan Stroke

Kurang tidur malam bisa berpengaruh pada kesehatan jantung. Waktu tidur malam yang kurang dari enam jam dapat menyebabkan peradangan pada arteri yang berakibat resiko penumpukan plak pada yang menyumbat pembuluh darah manusia menjadi meningkat. Hal ini dikarenakan meningkatkan kadar protein C-kreatif (CPR) dalam tubuh.

  •  Berdampak pada mental

Kurang tidur dapat meningkatnya gangguan jiwa di antara anak muda pada era modern ini. Mereka terbiasa begadang untuk menjelajah internet dan chatting di situs jejaring sosial. Kurang tidur juga berhubungan dengan masalah kesehatan mental berjangka panjang. Kebanyakan gangguan kesehatan mental kadang kambuh dan hal itu tidak pernah berangsur sembuh.

  • Menyebabkan kanker

Kurang tidur dapat mempengaruhi produksi hormon melatonin yaitu hormon yang mempunyai pengatur utama dari seluruh hormon yang berfungsi mengatur dan memelihara irama sirkadian (sistem jam biologis tubuh yang memegang peranan penting dalam mengatur saat untuk tidur dan bangun). Hormon ini membantu tubuh memerangi sel-sel kanker seperti pada kanker payudara, kanker prostate, penyakit Parkinson, dan jantung aritmia. Melatonin berperan mendorong aktifitas antioksidan secara optimal di dalam tubuh sehingga mencegah kerusakan DNA akibat ulah zat-zat karsinogenik penyebab kanker dan memberhentikan mekanisme pertumbuhannya, namun produksi dari hormon ini akan terus menurun bila kita terus kekurangan tidur malam.

  •  diabeter

Kurang tidur dapat mengurangi kemampuan sel lemak untuk merespon insulin, hormon yang mengatur metabolisme dan berperan besar pada diabetes. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Orfeu Buxton di Boston’s Brigham dan Women’s Hospital menunjukkan bahwa orang yang tidur kurang dari lima jam pada malam hari dapat berisiko terkena diabetes tipe-2.

 

 

(Putri O.H | Foto: Freepik.com)

Author: redaksi

1686 stories / Browse all stories
redaksi

Related Stories »

ServioMentalitu careDisc Tarraphoto
Mentalitu care

Survey Transportasi Online »

Kendaraan Online Favorit Kamu?

Survey Destinasi Domestik »

Destinasi Domestik Favorit Anda 2018 ?

Survey Maskapai Penerbangan »

Maskapai Favorit Anda 2018 ?

Survey Makanan Favorit »

Makanan Indonesia Favorit Anda ?

Survey Kegiatan di Mall »

Hal yg Paling Anda Sukai di Mal ?

Send this to a friend

Desainwebku